tempat dimana kita berada adalah ladang untuk menebar bibit kebaikan....

Rabu, 15 Mei 2013

MENGENALI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS SEJAK DINI

Anak dilahirkan memiliki potensi yang berbeda, mereka memiliki bakat dan kecerdasan yang berbeda. Setiap anak adalah unik dan semua anak adalah berbeda. Sebagai orang tua kita tidak dapat menyamaratakan atau membandingkan anak satu dengan lainnya, apalagi sebagai seorang guru yang dengan jelas kita dapat melihat ketika anak-anak di dalam kelas bahwa anak-anak kita memiliki karakter, kebiasaan, kecerdasan, dan potensi yang berbeda. Namun harus kita sadari bahwa setiap anak memiliki keterbatasan atau barangkali keistimewaan baik fisik maupun psikisnya.
Keterbatasan anak tersebut kadang yang membuat kita kurang dapat memahami potensi mereka, keinginan kita terlalu berorientasi bahwa anak yang kita harapkan adalah anak yang sempurna baik fisik maupun akademiknya. Sebuah fakta yang berkembang di masyarakat bahwa orang tua yang memiliki anak dengan keterbatasan fisiknya maupun akademik dan psikisnya, maka mereka para orang tua justru malu dengan masyarakat sekitar sehingga banyak di antara orang tua yang justru memberi pengekangan anaknya agar tidak bergaul dengan lingkungannya padahal inilah yang semakin memperparah keadaan anak dan tidak berkembangnya potensi anak. Sebaliknya para orang tua yang memiliki anak dengan keadaan fisik yang normal, akademik dan psikis yang memuaskan menurut ukuran mereka, maka para orang tua semakin bangga dengan anaknya sehingga mereka memberikan waktu yang cukup banyak untuk mengembangkan potensi anaknya. Disamping itu kadang masih banyak orang tua yang memiliki anak menurut ukuran mereka sempurna secara fisik dan psikis tidak menghendaki anak mereka untuk bergaul dengan anak yang memiliki keterbatasan fisik dan psikis sehingga masih terjadi adanya jurang pemisah diantara anak-anak tersebut, dan hal ini yang semakin membuat pergaulan anak-anak yang memiliki keterbatasan semakin sempit dan terbatas lingkungan pergaulannya. Hal tersebut di atas berdampak bahwa anak-anak yang memiliki keterbatasan fisik dan psikis akan dipandang sebelah mata oleh masyarakat, mereka akan dianggap sebagai anak yang tidak memiliki potensi, skill, dan kecerdasan lainnya. Mereka dianggap sebagai anak yang akan merepotkan masyarakat, anak yang masa depannya suram.
Untuk itu pandangan orang tua dan masyarakat seperti yang diuraikan di atas harus segera di ubah atau dihilangkan, paradigma orang tua atau masyarakat harus segera diarahkan bahwa setiap anak dilahirkan memiliki potensi, kecerdasan, dan bakat yang berbeda. Setiap anak adalah manusia, mereka semua memiliki keterbatasan sebagai hamba Allah SWT.
Apa yang harus dilakukan untuk memecahkan atau memberikan solusi alternatif pada masalah tersebut?
Secara sederhana yang dapat kita lakukan adalah memberikan pemahaman tentang anak berkebutuhan khusus, sehingga orang tua dan masyarakat dapat semakin memahami tentang semua anak. Agar kita semua dapat memahami anak berkebutuhan khusus maka sejak dini kita harus mengenali ciri-ciri anak berkebutuhan khusus tersebut sehingga penanganan anak berkebutuhan khusus dapat dilakukan sejak dini dan pada akhirnya kita dapat mengetahui potensi dan kecerdasannya sehingga dapat dikembangkan lebih optimal

Tidak ada komentar: